Langsung ke konten utama

Cinta, Persahabatan dan Ketidakcocokan

Suatu ketika salah satu diantara kita pasti memiliki masalah dengan jiwa maupun emosi nya, terkadang kita butuh pelampiasan terhadap berbagai permasalahan tersebut dan orang orang terdekat adalah saalah satu penyelesaian, bisa orang tua, teman dan pasangan. Saat ini saya akan membahas tentang teman. Saya sudah pernah membahas tentang orangtua dan tidak akan membahas tentang pasangan, karena saya dan orang yang seumuran dengan saya belum saatnya memiliki pasangan hidup.
                Nah berbicara tentang teman ada baiknya kita melihat dahulu teman-teman disekitar kita, apakah mereka memberi dampak buruk atau dampak baik, bila banyak berdampak buruk maka kalian yang bertanggung jawab untuk memperbaikinya, namun bila belum bisa lebih baik ditinggalkan saja, dan bila berdampak baik bagi anda itu adalah anugerah dari Tuhan untuk anda. Dan pastinya  urusan dengan teman tidak main main di hari akhir nanti
                Kalau saya secara pribadi pasti mendapat pengaruh dari teman-teman. Karena selain saya tinggal di dalam selama kurang lebih delapan jam juga seringkali teman mengadakan acara diluar, dan teman saya tidak hanya dari teman sekelas, saya ada tetangga, social media friends, atau pun teman masa kecil. Khusus yang terakhir terkadang memiliki jalinan emosi yang kuat daripada teman yang baru dikenal.
                Dan yang namanya pertemanan adalah hubungan antar individu pasti ada kalanya berbeda pendapat maupun prinsip, dan saya sering kali mengalami hal tersebut. Pasti dari perbedaan tersebut memilik dampak bagi hubungan tersebut bisa perpecahan ataupun malah mempererat persahabatan. Dan kita semua pasti tidak senang dengan adanya perpecahan maka saran saya apabila ada perbedaan pendapat lebih baik ditangani secara halus
                Salah satu contoh yang dimaksud perbedaan pendapat adalah ketika teman akan meminjam uang 1 jt sedangkan kita tahu bahwa orang tersebut akan sulit untuk ditagih. Bisa saja kita berkata “ lek aku bro yoo butuh duwit gae ngisi weteng, iki ae duwite 50 Rb” itu adalah salah satu jawaban win-win solution kita dapat mengurangi potensi kerugian dan mereka mendapat uang.
                Atau dalam contoh lain, ketika kita mendapat ajakan untuk nonton film sedangkan kita tidak senang dengan film tersebut kita dapat meberi alasan yang logis misalnya dengan akan menonton dengan keluarga pada saat yang sama, namun kita harus benar benar  menonton dengan keluarga jika tidak maka kita akan dicap sebagai pendusta.hehehe

                Dan kesalahan yang sering terjadi adalah ketika kita curhat dengan teman-teman seringkali kita menceritakan aib pribadi dan menyangka orang yang kita ceritakan tidak akan membocorkan cerita kita, memang sih banyak orang terpercaya, namun tidak semua. Kan lebih baik bila menceritakan pengalaman pribadi seperti yang saya lakukan saat ini .hehehe. saya sering bercerita kepada teman-teman saya tentang rencana kedepan, pengalaman masa lalu hingga hal remeh seperti makanan favorit selain agar orang lain mengenal kita juga untuk mengosongkan isi pikiran JSuatu ketika salah satu diantara kita pasti memiliki masalah dengan jiwa maupun emosi nya, terkadang kita butuh pelampiasan terhadap berbagai permasalahan tersebut dan orang orang terdekat adalah saalah satu penyelesaian, bisa orang tua, teman dan pasangan. Saat ini saya akan membahas tentang teman. Saya sudah pernah membahas tentang orangtua dan tidak akan membahas tentang pasangan, karena saya dan orang yang seumuran dengan saya belum saatnya memiliki pasangan hidup.
                Nah berbicara tentang teman ada baiknya kita melihat dahulu teman-teman disekitar kita, apakah mereka memberi dampak buruk atau dampak baik, bila banyak berdampak buruk maka kalian yang bertanggung jawab untuk memperbaikinya, namun bila belum bisa lebih baik ditinggalkan saja, dan bila berdampak baik bagi anda itu adalah anugerah dari Tuhan untuk anda. Dan pastinya  urusan dengan teman tidak main main di hari akhir nanti
                Kalau saya secara pribadi pasti mendapat pengaruh dari teman-teman. Karena selain saya tinggal di dalam selama kurang lebih delapan jam juga seringkali teman mengadakan acara diluar, dan teman saya tidak hanya dari teman sekelas, saya ada tetangga, social media friends, atau pun teman masa kecil. Khusus yang terakhir terkadang memiliki jalinan emosi yang kuat daripada teman yang baru dikenal.
                Dan yang namanya pertemanan adalah hubungan antar individu pasti ada kalanya berbeda pendapat maupun prinsip, dan saya sering kali mengalami hal tersebut. Pasti dari perbedaan tersebut memilik dampak bagi hubungan tersebut bisa perpecahan ataupun malah mempererat persahabatan. Dan kita semua pasti tidak senang dengan adanya perpecahan maka saran saya apabila ada perbedaan pendapat lebih baik ditangani secara halus
                Salah satu contoh yang dimaksud perbedaan pendapat adalah ketika teman akan meminjam uang 1 jt sedangkan kita tahu bahwa orang tersebut akan sulit untuk ditagih. Bisa saja kita berkata “ lek aku bro yoo butuh duwit gae ngisi weteng, iki ae duwite 50 Rb” itu adalah salah satu jawaban win-win solution kita dapat mengurangi potensi kerugian dan mereka mendapat uang.
                Atau dalam contoh lain, ketika kita mendapat ajakan untuk nonton film sedangkan kita tidak senang dengan film tersebut kita dapat meberi alasan yang logis misalnya dengan akan menonton dengan keluarga pada saat yang sama, namun kita harus benar benar  menonton dengan keluarga jika tidak maka kita akan dicap sebagai pendusta.hehehe
                Dan kesalahan yang sering terjadi adalah ketika kita curhat dengan teman-teman seringkali kita menceritakan aib pribadi dan menyangka orang yang kita ceritakan tidak akan membocorkan cerita kita, memang sih banyak orang terpercaya, namun tidak semua. Kan lebih baik bila menceritakan pengalaman pribadi seperti yang saya lakukan saat ini .hehehe. saya sering bercerita kepada teman-teman saya tentang rencana kedepan, pengalaman masa lalu hingga hal remeh seperti makanan favorit selain agar orang lain mengenal kita juga untuk mengosongkan isi pikiran J

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelajar dan Experiencing

                    Rasanya jika memikirkan tentang pelajar maka yang terpikirkan adalah nostalgia masa lalu. Dimana kita sebagai pribadi yang belajar dan perkembang dengan cepat. banyak hal-hal baru dan tak terduga-duga yang terjadi saat menjadi pelajar. Begitu juga dengan kenangan, sangat banyak sekali kenangan manis, pahit, haru, menggelikan dan menggemaskan bila menggingat kembali. Nostalgia.                  Tapi jika kita perhatikan  bahwa [elajar adalah pekerjaan yang mulia. yang pertama karena tugas utama seorang pelajar adalah belajar. Seorang yang belajar (menuntut ilmu) akan selalu mengevaluasi dirinya sendiri. kemudian sebelum kita berangkat ke tempat belajar (sekolah) kita akan berpamitan dengan orangtua. disaat itulah orangtua mendoakan kita. Di sekolah juga bertemu dengan para guru dan mendapat penyaluran ilmu dari mereka. juga bertemu dengan teman - teman namun kita haru...

Sikat Z

Sikat Z           Bila berbicara mengenai bahasan tentang perkembangan zaman dan memahami orang-orang yang terlibat didalamnya memang tidak akan ada habisnya.yah bahasan kali ini adalah tentang memahami anak anak yang dewasa ini mulai menginjak remaja. sebagai salah seorang anak yang lahir di era millennial alias anak remaja yang gaul saya akan membahas tentang generasi Z. yaitu anak anak yang lahir setelah tahun 2000 melanjutkan generasi Y yaitu anak yang lahir di era 90-an. Seusia mas/mbak yang sekarang ada dibangku kuliah. Jadi setidaknya saya akan menulis sesuai dengan sudut pandang saya sendiri,tapi tetap tidak ngawur, ada landasan sesuai fakta dan pengalaman yang akan saya tulis,juga tidak untuk melukai siapapun palingan ya sindiran untuk dirisendiri. Semoga yang akan saya sampaikan menjadi   bahasan yang membuat anda mendapat sebuah penceharan baru.hehehe           Dari awa...

Bahagia itu Sederhana

                      Beberapa kali merasa paling menonjol di komunitas atau merasa paling susah diantara teman teman ? Periksa kembali diri sendiri........ Bagaimana orang lain merasa bahwa bahwa diri nya paling hebat atau merasa perlu dikasihani .                      Sebenarnya mereka semua mencari satu hal yaitu kebahagiaan. ada beberapa orang yang berpikir bahwa kebahagiaan tidak bisa diukur dengan uang. its okay. Ada juga yang kebahagiaan dicapai bila bisa membahagiakan orang lain. ini juga bisa, disini saya tidak menjelaskan bahagai mana mencapai kebahagaiaan secara mutlak tapi ya secara pikiran personal sendiri                      Beberapa kali saya merasakan kebahagiaan semu karena berbagai penyebab. kebahagian semu itu sendiri biasanya terjadi dengan sangat cepat dan hebat, jadi merasa sebagai paling berun...